Showing posts with label History. Show all posts

Sejarah Masuknya Islam ke Minangkabau

#SaveMinangkabau.
By Sarah Mtv
Karakter masyarakat Minangkabau yang lebih terbuka dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya membuat masyarakat Minangkabau berada pada posisi yang dapat dengan mudah menerima pengaruh kebudayaan luar secara cepat sejauh tidak bertentangan dengan nilai-nilai adat, budaya dan filosofi hidupnya, yang telah ada sejak dulu. Meski demikian, mereka juga sangat kritis terhadap setiap budaya yang masuk dari luar. 
Tag : ,

Syaikh Salim, the Missing Puzzle

Syaikh Muhammad Salim Bayua Maninjau
“Ayahnya Abo (kakek) tu dulu ulama terkenal di Maninjau, namanya Syaikh Salim”, cerita Nek Is, sepupu dari almarhumah nenek saya, saat saya mengunjungi kediamannya di Kaliurang, Yogyakarta, awal Juli 2013 lalu.
Tag : ,

Romantisme Indonesia-Jepang

Mr. M.Khalid Higuchi dan Bolpoin pemberiannya.
“Selain dengan Belanda, Inggris dan Portugis, Indonesia pernah mengalami kenangan pahit dengan Jepang di masa lalu…”.

Kenangan pahit tersebut setidaknya tergores saat Pemerintahan Militer Jepang menjajah Indonesia dari tahun 1942 hingga 1945 (sekitar 3,5 tahun). Pemerintah Jepang yang pada saat itu sedang mengadakan perang dengan Amerika Serikat beserta sekutunya melihat negara jajahannya, Indonesia dengan umat Islamnya potensial untuk membantu Jepang kala Perang Dunia kedua. Jepang melihat umat Islam mempunyai kekuatan untuk membantunya berperang.
Tag : ,

Jendral Ganas itu Bernama Daendels!

Meski tak terkenal di negerinya sendiri tapi
Daendels terkenal di Indonesia.
Siang tadi (07/06/2013), saat pulang dari kawasan Candi Sukuh dan Cetho, saya dan teman saya, mba Dewi Wulan, menemukan Rumah Teh bernuansa klasik nan asri bernama Ndoro Donker. Karena penasaran dan ditambah rasa lapar akhirnya kami coba untuk masuk dan makan di sana.
Tag : ,

Barus dan Sejarah Peradaban Islam yang Terlupakan

Mungkin, sebagian di antara kita masih ada yang merasa asing dengan nama “Barus”-sebuah kota tertua di Indonesia yang terletak di pinggir pantai Barat Sumatera. Tapi, tahukah kita bahwa Barus merupakan perkampungan Arab Muslim pertama di Indonesia? Dan sadarkah kita bahwa karena ketidaktahuan kita, kita melupakannya?.

Tag : ,

Minangkabau Merantau

“Karatau madang dahulu, babuah babungo alun,
Marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun”*

Selain terkenal dengan Rendang dan Rumah Gadangnya, daerah Minangkabau atau Padang juga terkenal dengan kebiasaan merantaunya. Dimana hal ini bisa kita lihat pada karya-karya sastra yang di buat oleh urang Minang itu sendiri, di antaranya novel karya Hamka yang berjudul Merantau ke Deli dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, atau novel karya Marah Rusli yang berjudul Siti Nurbaya dan Salah Asuhan-nya Abdul Muis, terakhir karya sastra tentang adat merantau yang menjadi best seller adalah novel karya Ahmad Fuadi “Negeri 5 Menara”. Selain itu, kebiasaan merantau ini juga pernah di kisahkan dalam film Merantau karya sutradara Inggris-Gareth Evans.

Tag : ,

Tuhan yang Maha Esa, Tuhannya siapa? (Menilik lebih jauh Pancasila sila pertama)

“Lalu, siapa sebenarnya yang lebih cerdas dan menguasai ruang Persidangan ketika merumuskan Sila Pertama itu? Sangat jelas, Bapak-bapak Islam jauh lebih cerdas dari Bapak-bapak Kristen karena kalimat “Ketuhanan Yang Maha Esa” itu identik dengan “Ketuhanan Yang Satu”! kata Maha Esa itu memang harus berarti Satu. Oleh sebab itu, tidak ada peluang bagi keberbagaian Tuhan. Umat Kristen dan Hindu harus gigit jari dan menelan ludah atas kekalahan Bapak-bapak Kristen dan Hindu ketika menyusun Sila Pertama ini”

(I.J. Satyabudi_Penulis Kristen)

Tag : ,

- Copyright © Journalicious - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -